Senin, 27 November 2023

LATIHAN SOAL CERPEN KELAS IX

Nama

No

Kelas

Latihan Soal Teks Cerita Pendek

1. Aku duduk termenung di halte bus pusat kota sambil menikmati hujan dan dinginnya udara. Aku gadis kecil yang berjuang di jalanan. Naik-turun dari satu bis ke bis yang lain. Demi tetap bisa pergi ke sekolah. Demi menggapai cita-citaku menjadi seorang pengusaha sepatu yang sukses dan terkenal. Tania. Semua orang memanggilku seperti itu. Sudut pandang yang terdapat pada kutipan cerita di atas adalah ....

A. kedua tunggal

B. kedua jamak

C. pertama tunggal

D. pertama jamak

2. Ternyata, sifat iri tidak memberikan keuntungan apa-apa. Semua sudah diberikan sesuai kebutuhan masing-masing. Kutipan tersebut termasuk bagian dari unsur intrinsik, yaitu ....

A. latar

B. amanat

C. tema

D. alur

3. Alur/Plot adalah ....

A. Rangkaian tokoh dalam cerita

B. Rangkaian tempat dan waktu dalam cerita

C. Rangkaian peristiwa dalam cerita dari awal hingga akhir

D. Rangkaian pesan yang terkandung dalam cerita

4. Latar dapat dibagi menjadi tiga, yaitu ....

A. tempat, waktu, suasana

B. waktu, suasana, alur

C. tempat, waktu, alur kejadian

D. tempat, waktu, kondisi penulis


5. Alur yang menceritakan kisah yang sedang terjadi sampai ke masa yang akan datang/masa depan disebut ....

A. Alur depan

B. Alur belakang

C. Alur mundur

D. Alur maju

6. Alur yang menceritakan kisah dari masa depan hingga ke masa lampau dan kembali lagi dari masa lampau ke masa depan disebut ....

A. Alur zig-zag/Alur maju-mundur

B. Alur depan-belakang

C. Alur mundur

D. Alur maju

7. Suara bising deru kendaraan menemaniku dalam lamunan. Asap-asap knalpot yang membawa sesak tidak serta merta menyadarkan dari lamunan panjang tentang masa laluku. Teriakan kernet bis pun turut mengiringi aktifitas melamunku pagi ini. Latar tempat yang digambarkan pada kutipan cerita di atas adalah ....

A. terminal bus

B. hutan

C. perkotaan

D. pedesaan

8. Konflik adalah ....

A. Penyelesaian masalah yang terjadi dalam cerita

B. Masalah yang terjadi dalam cerita

C. Pesan dalam cerita

D. Rangkaian lokasi dan waktu dalam cerita

9. Minggu pagi yang cerah, Ardi, Handi, dan Dani berada di Candi Trowulan. Mereka merupakan siswa pilihan dari sebuah dari sebuah SMP yang sedang melakukan tugas pengamatan untuk karya ilmiah remaja. Di tengah keramaian orang yang sedang berwisata, mereka sibuk menyelesaikan laporannya. Unsur yang dominan diperkenalkan di dalam cuplikan tersebut adalah ....

A. alur

B. tema

C. latar

D. tokoh

10. Sudut pandang tokoh adalah ....

A. Rangkai peristiwa dalam cerita dari awal hingga akhir

B. Ide pikiran atau gagasan pokok dalam cerita

C. Arah pandang seorang pengarang dalam menyampaikan cerita

D. Rangkaian lokasi dan tempat dalam cerita

11. Unsur intrinsik cerpen yang menjelaskan tentang makna yang dapat diambil dari suatu cerpen adalah ....

A. alur

B. tema

C. latar

D. amanat

12. Jenis karya sastra berbentuk prosa dan bersifat fiktif yang menceritakan suatu kisah yang di alami suatu tokoh secara ringkas disertai berbagai konflik dan terdapat penyelesaian dari masalah yang dihadapi ....

A. pantun

B. biografi

C. cerpen

D. syair

13. Dibawah ini yang tidak termasuk ke dalam unsur intrinsik cerpen adalah ....

A. Alur

B. Tokoh

C. Latar belakang pengarang

D. Latar atau setting

14. Unsur intrinsik adalah ....

A. karangan yang menuturkan perbuatan, pengalaman, atau penderitaan orang

B. unsur yang membangun cerita dari dalam

C. unsur yang membangun cerita dari luar

D. unsur yang mempengaruhi terbentuknya cerita

15. Sarjo mempersilakan Pak Sukardi beserta anak buahnya untuk masuk ke rumahnya melihat tanaman koleksi Sarjo sekaligus mampir untuk beristirahat. Pak Sukardi kaget melihat koleksi Sarjo. Ternyata Sarjo memiliki bonsai yang lebih banyak daripada koleksi di rumahnya.

"Mas, saya ingin membeli bonsai yang berpot besar itu!"

"Sudah Pak, ambil saja! Saya sudah sejak kecil mengumpulkan ini semua."

(Andi Dwi Handoko, "Bonsai")

Karakter tokoh Sarjo dalam kutipan tersebut adalah ....

A. ceroboh, malas, kaya

B. cermat, pelit, perhitungan

C. ramah, telaten, dermawan

D. rajin, pemarah, teliti

16. Kuingin kau berbohong padaku. Seperti yang kau utarakan kemarin, dan yang kemarin dulu itu. Ketika mentari meredup berpendar di pucuk daun sebelah barat rumah dan ketika kerumunan itu tak lagi bersamamu, kau mulai dengan kisah kebohonganmu yang pertama kepadaku. Latar waktu pada kutipan tersebut adalah ....

A. sore hari

B. malam hari

C. siang hari

D. pagi hari

17. Jika sudut pandang orang ketiga penulis tidak terlibat dalam suatu karya sastra, sudut pandang orang pertama memakai subjek ....

A. dia

B. kita

C. kami

D. aku

18. Kemudian mendadak muncul puluhan, ratusan, bahkan mungkin ribuan kupu-kupu aneka warna berterbangan dan memenuhi pandanganku. Istriku berteriak dan memegang tanganku, kurasakan pegangannya terlepas dan tak kudengar lagi suaraku sendiri. Latar suasana pada kutipan cerpen tersebut yaitu ....

A. sedih

B. sepi

C. damai

D. ketakutan


19. "Aku maju sedikit, membunyikan lonceng sepeda, bertepuk tangan, berdeham-deham, membuat bunyi-bunyian agar ia merayap pergi.

"Tapi lebih dari setengah perjalanan sudah, aku tak’kan kembali pulang gara-gara buaya bodoh ini.

(Dikutip dari novel Laskar Pelangi)

Watak tokoh Lintang dalam kutipan novel tersebut adalah ....

A. tidak percaya diri

B. pemberani

C. penakut

D. ragu-ragu

20. "Saya ingin lagu gending Jawa."

"Tolong Pak Sopir. Bapak ini tidak suka lagu pop Indonesia, padahal lagu itu kesukaan saya. Dia minta ditukar saja dengan gending Jawa."

"Tetapi saya tidak punya kaset gending Jawa," kata sopir "Saya punya. Saya tidak pernah meninggalkan kaset gending Jawa, setiap saya bepergian. Ini kaset lagu kesukaan saya. Gending Jawa." Para penumpang mendengarkan lagu itu. Tetapi beberapa saat saja kemudian, terdengar orang berteriak: "Bolehkah lagu itu ditukar?"

Latar peristiwa kutipan cerita di atas adalah ....

A. bus

B. kapal laut

C. kereta api

D. jalan raya

21. "Pak, pohon pepaya di pekaranganku telah dirobohkan dengan semena-mena. Tidaklah sepatutnya hal itu kulaporkan?"

"Itu benar, tapi jangan melebih-lebihkan. Ingat, yang harus diutamakan ialah kerukunan kampung. Soal kecil yang dibesar-besarkan bisa mengakibatkan kericuhan dalam kampung. Setiap soal mesti diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Tidak boleh main seruduk. Masih ingatkah kau pada peristiwa Dullah dan Bidin tempo hari? Hanya karena soal dua kilo beras, seorang kehilangan nyawa dan yang lain meringkuk di penjara."

(Gerhana, Muhammad Ali)

Unsur intrinsik yang paling dominan dalam cerita di atas adalah ....

A. amanat

B. tema

C. alur

D. latar

22. Terik. Hari ini begitu panas, sampai-sampai cahaya matahari membuat kulitku hampir terbakar. Jemuran pun sekejab kering. Bau asap-asap polusi menyergap masuk ke paru-paru membuat kotor udara. Ditambah suara bising kendaraan yang lalu lalang dihadapanku, membuat suasana bertambah pengap dan panas. Aku hanya bisa melihat orang-orang itu di dalam mobil dengan AC yang membuat mereka sejuk. Berbeda dengan diriku, anak laki-laki dengan baju kumal berdiri di tepi jalan sambil membawa payung di genggaman. Aku hanya bisa menunggu hujan turun dan seseorang datang untuk menggunakan jasaku. Sudut pandang kutipan cerita di atas adalah ....

A. orang pertama pelaku sampingan

B. orang ketiga sebagai pengamat

C. orang pertama pelaku utama

D. orang ketiga serba tahu

23. "Kamu mengapa, Du?" tanya kakek dengan sedih. "Maafkan Badu, Kek. Tadi Badu makan mangga yang masih kecil-kecil dan akhirnya Badu sakit perut," kata Badu sambil terisak. "Sudahlah, Du, lain kali tunggulah sampai mangga itu ranum, baru Badu boleh memetiknya." Amanat penggalan cerpen tersebut adalah ....

A. Janganlah memetik mangga sembarangan

B. Janganlah makan mangga yang masih kecil

C. Jangan melawan kepada orang tua

D. Kita harus menuruti nasihat orang tua

24. Suara bising deru kendaraan menemaniku dalam lamunan. Asap-asap knalpot yang membawa sesak tidak serta merta menyadarkan dari lamunan panjang tentang masa laluku. Teriakan kernet bis pun turut mengiringi aktifitas melamunku pagi ini.

Latar tempat yang digambarkan pada kutipan cerita di atas adalah ....

A. hutan

B. perkotaan

C. pedesaan

D. terminal bus


25. Nilai yang berhubungan dengan tingkah laku atau perilaku manusia disebut nilai ....

A. agama

B. moral

C. sosial

D. budaya

26. (1) Ia meloncat dari tempat tidur dan bergegas keluar. (2) Sesaat itu juga, Ia menerobos hujan dan menyusuri jalan, menyusuri Avenida Pardo dan Avenida Gerda yang berliku dan lengang. (3) Sebentar kemudian, Ia sampai di tangga batu dekat tepi pantai dengan setangkai bunga yang kelopaknya telah lepas dalam genggaman tangannya. (4) Seketika itu, tubuhnya mulai ditumbuhi bulu-bulu halus, persis sekali dengan bulu serigala yang pernah Ia lihat di serial televisi. Bukti latar di tepi pantai ditunjukkan nomor ....

A. (1)

B. (2)

C. (3)

D. (4)

27. (1) Aku ingin menumpahkan dendam setelah lama aku siapkan. (2) Dua puluh lima tahun. (3) Aku bergelar sarjana hukum dan pengacara termuda tersohor di negeri ini. (4) Aku punya uang dan tangan yang siap membalaskan dendamku. (5) Hanya saja, setiap niat itu aku beritahukan kepada kedua saudaraku, keduanya akan berkhutbah kepadaku, "Jangan balaskan kejahatan dengan kejahatan, tetapi kalahkan kejahatan dengan kebaikan." Bukti watak tokoh Aku pendendam ditandai dengan kalimat nomor ....

A. (2) dan (5)

B. (3) dan (4)

C. (1) dan (2)

D. (1) dan (4)

28. Alur ini menggambarkan jalan cerita yang urut dari awal perkenalan tokoh, situasi lalu menimbulkan konflik hingga puncak konflik dan terakhir penyelesaian konflik adalah alur ....

A. campuran

B. biasa

C. maju

D. mundur

29. "Aku maju sedikit, membunyikan lonceng sepeda, bertepuk tangan, berdeham-deham, membuat bunyi-bunyian agar ia merayap pergi.

"Tapi lebih dari setengah perjalanan sudah, aku tak’kan kembali pulang gara-gara buaya bodoh ini.

(Dikutip dari novel "Laskar Pelangi")

Watak tokoh Lintang dalam kutipan novel tersebut adalah ....

A. tidak percaya diri

B. penakut

C. pemberani

D. ragu-ragu

30. Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda. "Kenang-kenangan" oleh Abdul Gani A.K. Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah ....

A. sudut pandang orang jamak

B. sudut pandang orang tunggal

C. sudut pandang orang pertama

D. sudut pandang orang kedua